Pemkot Surabaya Libatkan Anak Muda dalam Penyaluran Bantuan Beras

pemerintahan | 01 September 2026 07:43

Pemkot Surabaya Libatkan Anak Muda dalam Penyaluran Bantuan Beras
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di sela penyaluran bantuan beras kepada masyarakat. (dok antara)

SURABAYA, PustakaJC.co - Pemerintah Kota Surabaya melibatkan Karang Taruna dalam penyaluran bantuan beras kepada keluarga penerima manfaat sebagai bagian dari upaya mempercepat distribusi bantuan sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam pembangunan di wilayahnya, Surabaya, Senin, (31/8/2026).

 

Pemkot Surabaya bekerja sama dengan Perum Bulog Kantor Cabang Surabaya menyalurkan bantuan beras sebanyak 800 kantong kepada keluarga penerima manfaat di Kelurahan Kemayoran. Dilansir dari antaranews.com, Selasa, (1/9/2026).

 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan Karang Taruna selama ini turut berperan dalam proses pendataan maupun penyaluran bantuan kepada masyarakat.

 

“Karang Taruna di Kota Surabaya ini yang bergerak ketika ada pendataan membantu, dan ketika ada penyaluran juga membantu. Karena saya berharap, Gen Z dan Karang Taruna ini bisa menjadi bagian dari pembangunan yang ada di wilayahnya masing-masing,” kata Eri.

 

 

Ia mengapresiasi keterlibatan Karang Taruna dalam penyaluran bantuan karena dinilai membantu mempercepat proses distribusi kepada warga penerima manfaat.

 

Menurut Eri, proses pembagian juga dibuat lebih tertib dengan menyediakan meja khusus bagi warga lanjut usia dan penerima bantuan yang membawa anak.

 

“Alhamdulillah tadi pembagiannya saya apresiasi betul, cepat begitu karena ada anak Karang Taruna hadir. Tadi juga ada tempat meja khusus bagi lansia dan penerima yang membawa anak. Jadi tidak lagi antre dan langsung ke tempat yang disediakan,” ujarnya.

 

Eri menyebutkan total bantuan beras yang disalurkan di Kelurahan Kemayoran mencapai 1.452 kantong. Sebanyak 800 kantong disalurkan pada Senin, sedangkan sisanya akan diberikan kepada keluarga penerima manfaat pada Selasa (1/9).

 

“Distribusi dilakukan dua tahap agar tidak terjadi penumpukan dan orang yang menunggu terlalu lama,” katanya.

 

 

Pimpinan Cabang Bulog Surabaya Nur Fuad Indra Mitra mengatakan bantuan tersebut berasal dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan disalurkan melalui Bulog sebagai bagian dari program bantuan pangan.

 

“Kami menyalurkan bantuan pangan ini untuk Kota Surabaya, kita targetkan selesai tanggal 15 September 2026. Bantuan pangan ini untuk tiga alokasi, yakni Juli, Agustus, September,” kata Fuad.

 

Ia menjelaskan setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan alokasi 10 kilogram beras untuk setiap bulan. Karena bantuan untuk tiga alokasi diberikan sekaligus, penerima memperoleh total 30 kilogram beras.

 

“Jadi ini masyarakat langsung menerima 30 kilogram,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kota Surabaya Febryan Kiswanto mengatakan pihaknya bermitra dengan Bulog sebagai tim penyalur untuk membantu memastikan bantuan diterima masyarakat secara baik dan tepat sasaran.

 

 

Karang Taruna menerima data penerima manfaat untuk kemudian melakukan pengecekan di lapangan bersama pihak kelurahan dan kecamatan. Data tersebut juga menjadi bahan evaluasi apabila ditemukan ketidaksesuaian.

 

“Kami mendapatkan data, kemudian kroscek di lapangan sekaligus bersama kelurahan dan kecamatan untuk membagikan undangan. Atas kemudian data yang tidak pas, akan menjadi catatan dan record, sehingga menjadi evaluasi,” katanya.

 

Keterlibatan Karang Taruna tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Surabaya memperkuat peran generasi muda dalam kegiatan sosial sekaligus mendukung kelancaran penyaluran bantuan kepada masyarakat. (ivan)