Selain agenda penyerahan bantuan, Emil juga mengingatkan masyarakat untuk meneladani sifat Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, terutama saat berinteraksi di media sosial. Ia berpesan agar masyarakat selalu mengedepankan tabayun sebelum mengunggah atau membagikan informasi.
"Jika dahulu kita mengenal ungkapan 'mulutmu harimaumu', hari ini bisa kita katakan 'jarimu harimaumu'. Bijaklah dalam bermedia sosial, jaga kehormatan sesama, dan senantiasa tebarkan kedamaian," pesannya.
Acara yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda Plus, pimpinan BUMD, serta tokoh berbagai ormas Islam (NU, Muhammadiyah, LDII, MUI, DMI, LPTQ) ini berlangsung khidmat. Rangkaian kegiatan diisi dengan pembacaan puisi oleh penyair K.H. D. Zawawi Imron serta tausiyah dari Syekh Muhammad Fadhil al-Jailani al-Hasani. (ivan)