Jatim Jadi Kekuatan Ekonomi Kehutanan Nomor Dua Nasional, Ini Strategi Dishut Jatim

pemerintahan | 08 Agustus 2026 18:26

Jatim Jadi Kekuatan Ekonomi Kehutanan Nomor Dua Nasional, Ini Strategi Dishut Jatim
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur Jumadi. (dok lentera)

SURABAYA, PustakaJC.co — Jawa Timur disebut menjadi salah satu kekuatan ekonomi kehutanan terbesar di Indonesia dengan menempati posisi kedua secara nasional. Capaian tersebut tidak hanya ditentukan oleh luas kawasan hutan, tetapi juga besarnya nilai tambah ekonomi yang dihasilkan dari sektor kehutanan.

 

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur Jumadi mengatakan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku subsektor Kehutanan dan Penebangan Kayu Jawa Timur pada 2025 mencapai sekitar Rp13,67 triliun.

 

Angka tersebut menempatkan Jawa Timur di posisi kedua nasional setelah Riau.

 

“Sebutan Jawa Timur sebagai kekuatan ekonomi kehutanan nomor dua nasional terutama didasarkan pada besarnya nilai tambah ekonomi yang dihasilkan, bukan semata-mata luas kawasan hutannya,” kata Jumadi, kepada jurnalis PustakaJC.co, Sabtu, (8/9/2026).

 

Menurutnya, kekuatan ekonomi kehutanan Jatim juga ditopang ekosistem usaha yang relatif lengkap. Mulai dari hutan rakyat dan kawasan hutan negara, industri pengolahan kayu, furnitur, hingga pasar ekspor.

 

Kementerian Kehutanan mencatat industri pengolahan hasil hutan skala besar di Jawa Timur menggunakan sekitar 4,42 juta meter kubik kayu bulat pada 2024.