Tangulangi Kekeringan di Lamongan, Khofifah Dorong Pengeboran Sumur dan Eksplorasi Sumber Air

pemerintahan | 18 September 2026 18:53

 

Beban Ekonomi Warga Meningkat

 

Krisis air bersih ini berdampak langsung pada pengeluaran rumah tangga warga setempat. Titik (30), warga Dusun Bulu, mengaku harus mengeluarkan biaya ekstra akibat lonjakan harga air tangki swasta selama musim kemarau.

 

"Harga air tangki kapasitas 5.000 liter naik menjadi Rp140 ribu dari harga normal Rp120 ribu–Rp130 ribu. Untuk ukuran 8.000 liter, harganya naik dari Rp150 ribu menjadi Rp180 ribu," tuturnya.

 

Melalui dorongan eksplorasi sumber air dan pengeboran sumur ini, pemerintah daerah diharapkan dapat segera memangkas ketergantungan warga terhadap pembelian air tangki serta distribusi darurat tahunan. (ivan)