Peringati HUT ke-81, Pemprov Jatim Gelar Jatim Fest dan EJIF 2026

pemerintahan | 03 Oktober 2026 17:28

Peringati HUT ke-81, Pemprov Jatim Gelar Jatim Fest dan EJIF 2026
Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat meninjau area pameran Jatim Fest 2026 dan East Java Investment Forum (EJIF) 2026 di Exhibition Hall Grand City Surabaya, Jumat, (2/10/2026). (dok kominfo)

SURABAYA, PustakaJC.co - Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi menggelar pameran Jatim Fest 2026 dan East Java Investment Forum (EJIF) 2026 di Exhibition Hall Grand City Surabaya, Jumat, (2/10/2026). Rangkaian acara ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur sekaligus memperkuat iklim investasi dan kolaborasi ekonomi daerah.

 

Acara yang dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, ini menjadi ajang promosi potensi daerah, penguatan rantai pasok, hingga pertemuan strategis antara pelaku usaha dan calon investor. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Sabtu, (3/10/2026).

 

Dalam sambutannya, Emil menegaskan bahwa Jatim memegang peranan krusial sebagai gerbang ekonomi nasional. Pada forum EJIF 2026, Pemprov Jatim menawarkan sebanyak 28 Investment Project Ready to Offer (IPRO) dari sektor manufaktur, infrastruktur, agroindustri, hingga pariwisata dengan total nilai potensi mencapai Rp73,77 triliun.

 

 

"Jawa Timur ini adalah gerbang baru Nusantara. Kita ingin memastikan konektivitas, hilirisasi, rantai pasok, dan kawasan industri dapat terus diperkuat," ujar Emil.

 

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, menjelaskan bahwa Jatim Fest 2026 berlangsung pada 30 September hingga 4 Oktober 2026 dengan memadukan unsur promosi, inovasi, komunikasi bisnis, dan hiburan. Sementara itu, EJIF 2026 yang mengusung tema “Empowering East Java: Resilient, Sustainable, and Inclusive Investment” digelar pada 1–2 Oktober.

 

Adhy mengungkapkan, forum EJIF telah mencatatkan hasil konkret berupa penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) untuk 11 proyek senilai Rp2,4 triliun.

 

 

"Ini bukan sekadar komitmen, tetapi sudah masuk dalam kontrak yang selanjutnya akan ditindaklanjuti menjadi realisasi investasi," tegas Adhy.

 

Dukungan terhadap keberlanjutan ekonomi Jatim juga datang dari sektor keuangan dan moneter. Kepala OJK Jawa Timur, Horas V.M. Tarihoran, menghadirkan Pojok Keuangan Rakyat dalam rangka Bulan Inklusi Keuangan guna memperluas akses pembiayaan dan pelindungan konsumen. Di sisi lain, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur, Ibrahim, menekankan pentingnya investasi yang berorientasi pada pembukaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

Sebagai penutup pembukaan rangkaian acara, Pemprov Jatim secara resmi meluncurkan logo Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur sekaligus memberikan penghargaan kepada pemenang sayembara desain logo, yang diraih oleh Noky Tri Hariyadi asal Kota Surabaya. (ivan)