Sambut Hari Jadi ke-81 Jatim, Khofifah Tegaskan Pembangunan Harus Bermanfaat dan Berkah

pemerintahan | 05 Oktober 2026 07:31

Sambut Hari Jadi ke-81 Jatim, Khofifah Tegaskan Pembangunan Harus Bermanfaat dan Berkah
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri acara Khataman Al-Qur’an dan Santunan Anak Yatim dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu, (3/10/2026). (dok kominfo)

SURABAYA, PustakaJC.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa arah pembangunan di Jawa Timur tidak boleh sekadar mengejar kesuksesan material, tetapi juga harus berorientasi pada kemanfaatan dan keberkahan bagi seluruh lapisan masyarakat.

 

Hal tersebut ditegaskan Khofifah saat menghadiri acara Khataman Al-Qur’an oleh Hafizah dan Santunan Anak Yatim dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu, (3/10/2026).

 

"Jawa Timur dibangun oleh para pendahulu kita dengan memberikan penguatan pondasi sekaligus mengisi pembangunan. Pembangunan bukan hanya harus sukses, tetapi juga harus memberikan manfaat dan keberkahan," kata Khofifah. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Senin, (5/10/2026).

 

Menurut Khofifah, pencapaian keberkahan memerlukan ikhtiar spiritual (riyadhoh) yang dilakukan secara konsisten. Salah satu fokus pentingnya adalah pembentukan kesalehan sosial dan individu melalui pendidikan serta pembiasaan sejak dini.

 

 

"Kalau kuliah jurusan kedokteran atau hukum ada jenjangnya, tetapi jurusan untuk menjadi orang saleh dan salehah itu tidak ada. Karena itu, harus ada proses berkelanjutan untuk membentuk kesalehan tersebut," ujarnya.

 

 

Dalam momentum peringatan ke-81 ini, Pemprov Jatim melibatkan sebanyak 81 hafizah untuk khataman Al-Qur’an dan menghadirkan 81 anak yatim guna menerima santunan. Rangkaian acara juga diisi dengan istighosah serta pembacaan Surat Yasin sebanyak 81 kali.

 

Khofifah juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para ulama, ustaz, ustazah, dan majelis taklim yang konsisten menguatkan nilai-nilai keagamaan di Jawa Timur. Peran mereka dinilai vital dalam melahirkan generasi penerus yang berkarakter, beriman, dan peduli sesama.

 

Melalui majelis doa tersebut, Khofifah turut mengajak masyarakat mendoakan keselamatan, kedamaian, dan kesejahteraan bagi warga Jawa Timur, serta memohonkan perlindungan bagi para pemimpin agar tetap amanah. Acara ditutup dengan pengiriman doa Al-Fatihah bagi para mantan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur yang telah wafat. (ivan)