Di samping itu, Musyafak menggarisbawahi pentingnya optimalisasi berbagai potensi daerah—seperti sektor pertanian, kelautan, industri, perdagangan, pariwisata, hingga UMKM—dengan tata kelola yang profesional, transparan, dan berkeadilan.
Dalam kesempatan tersebut, Musyafak juga menegaskan komitmen DPRD Jatim untuk mengoptimalkan tiga fungsi utamanya, yakni pembentukan peraturan daerah, penganggaran, dan pengawasan.
Melalui fungsi pengawasan, legislatif bertekad memastikan seluruh program kerja Pemprov Jatim berjalan sesuai regulasi, tepat sasaran, efisien, akuntabel, serta transparan.
“Sinergi dan kemitraan antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur merupakan kunci keberhasilan pembangunan daerah,” tegasnya.
Mengusung tema “Jawa Timur Unggul, Maju Berkelanjutan”, peringatan HUT ke-81 ini diharapkan menjadi pijakan agar pembangunan di Jawa Timur tidak hanya mengejar target capaian jangka pendek, melainkan tetap menjaga keseimbangan lingkungan hidup demi keberlanjutan generasi mendatang. (ivan)