Serapan Cadangan Beras Pemerintah Tembus 4,13 Juta Ton per Oktober 2026

pemerintahan | 12 Oktober 2026 18:38

Serapan Cadangan Beras Pemerintah Tembus 4,13 Juta Ton per Oktober 2026
Direktur Utama Perum Bulog Letnan Jenderal TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani di Kantor Cabang Bulog Surabaya. (dok kominfo)

SIDOARJO, PustakaJC.co – Perum Bulog mencatat penyerapan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) mencapai 4.131.492 ton hingga Oktober 2026. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus menjaga ketersediaan pasokan beras di tengah tantangan produksi dan distribusi, khususnya untuk komoditas beras premium.

 

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan tasyakuran capaian pengadaan CBP 4 juta ton yang dihadiri oleh Direktur Utama Perum Bulog, Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, di Kantor Cabang Bulog Surabaya, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin, (12/10/2026).

 

Dalam kesempatan itu, Bulog turut merespons kekhawatiran masyarakat di media sosial terkait dugaan kelangkaan beras premium di sejumlah wilayah. Manajemen Bulog menjelaskan bahwa kenaikan harga gabah di tingkat petani berimbas pada lonjakan biaya produksi. Kondisi ini menekan margin keuntungan penggilingan padi, sehingga sebagian pelaku usaha membatasi produksi beras kualitas premium. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Senin, (12/10/2026).

 

Menyikapi dinamika tersebut, Bulog memperkuat kolaborasi dengan penggilingan padi rakyat, terutama skala kecil. Langkah ini diambil untuk menjamin keberlanjutan usaha penggilingan lokal sekaligus menggenjot kapasitas produksi beras berkualitas tinggi.

"Produksi beras premium memerlukan standar pengolahan yang lebih ketat dibanding beras medium. Penggunaan mesin color sorter untuk pemilahan warna dan kualitas, serta pemolesan intensif membutuhkan dukungan sarana yang memadai. Karena itu, kemitraan tidak hanya menyasar penggilingan besar, tetapi juga memberi ruang tumbuh bagi penggilingan rakyat," papar pihak Bulog.