Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur, alokasi bantuan senilai Rp673 juta tersebut tidak hanya menyasar pemenuhan kebutuhan jangka pendek, tetapi juga penyediaan infrastruktur penampungan air secara berkelanjutan.
Berikut rincian bantuan yang disalurkan Pemprov Jatim:
- Dropping air bersih: 240 rit
- Tandon air (kapasitas 1.200 liter): 90 unit
- Jeriken (kapasitas 15 liter): 480 unit
- Terpal: 200 unit
- Tandon lipat: 20 unit
Tak hanya membawa bantuan logistik air bersih, Khofifah juga membagikan paket sembako kepada warga setempat serta paket makanan ringan untuk anak-anak guna memperkuat dukungan sosial bagi keluarga terdampak.
Pemprov Jatim berharap bantuan sarana seperti tandon dan terpal dapat mengoptimalkan tata kelola persediaan air bersih warga hingga masa kemarau usai. Koordinasi dengan pemerintah daerah setempat pun terus diperkuat agar distribusi bantuan berjalan tepat sasaran. (ivan)