Anggota Ombudsman RI, Abdul Ghoffar, menegaskan pihak mendalami temuan tersebut untuk memastikan penyaluran BBM, khususnya jenis bersubsidi, tetap tepat sasaran dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
Menanggapi situasi di lapangan, PT Pertamina Patra Niaga menyatakan telah melakukan sejumlah tindakan cepat untuk memulihkan layanan pasokan BBM, khususnya di Provinsi Bali.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa perusahaan tengah memperkuat pasokan hingga 57,9 juta liter BBM. Selain itu, Pertamina juga memperpanjang jam operasional SPBU, mengerahkan personel lintas fungsi, serta menambah armada mobil tangki distribusi.
"Perusahaan terus memaksimalkan seluruh sumber daya dan mengintensifkan koordinasi lintas fungsi untuk mempercepat pemulihan layanan BBM," tegas Kitty. (ivan)