Berdasarkan data BNPB, partisipasi personel asal Jatim mendominasi program uji kompetensi, baik yang diselenggarakan langsung di Pusdiklat BNPB Bogor maupun di BPSDM Jatim. Tak hanya jajaran staf dan petugas lapangan, komitmen ini juga dicontohkan langsung oleh jimpinan teknis, seperti Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim Gatot Soebroto yang telah tersertifikasi sebagai asesor data dan informasi sejak September lalu.
"Apa yang sudah dilakukan Jawa Timur ini patut dijadikan role model bagi daerah lain, karena uji kompetensi ini sudah tidak lagi sebagai pilihan, tapi sudah menjadi sebuah keharusan," tegas Ario.
Uji kompetensi kali ini diikuti oleh 45 peserta dari pelbagai perangkat daerah di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota se-Jawa Timur. Selain BPBD, kegiatan ini melibatkan Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Satpol PP, serta Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (PRKPCK) Jatim.