Khofifah Apresiasi RSUD Dr. Soetomo Pertahankan Akreditasi Internasional JCI Tanpa Remedial

pemerintahan | 30 Oktober 2026 08:13

Khofifah Apresiasi RSUD Dr. Soetomo Pertahankan Akreditasi Internasional JCI Tanpa Remedial
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi RSUD Dr. Soetomo yang berhasil mendapatkan akreditasi internasional sebagai Academic Medical Center dari Joint Commission International (JCI). (dok kilasjatim)

SURABAYA, PustakaJC.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi keberhasilan RSUD Dr. Soetomo Surabaya mempertahankan akreditasi internasional Joint Commission International (JCI) kategori Academic Medical Center untuk ketiga kalinya tanpa remedial.

 

Capaian tersebut dinilai menjadi bukti konsistensi rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur itu dalam menjaga standar mutu pelayanan, keselamatan pasien, pendidikan klinis, hingga penelitian. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Jumat, (30/10/2026).

 

Apresiasi tersebut disampaikan Khofifah saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-88 RSUD Dr. Soetomo di Surabaya, Kamis, (29/10/2026).

 

Khofifah menyebut keberhasilan mempertahankan akreditasi JCI merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran manajemen dan tenaga profesional di RSUD Dr. Soetomo.

 

“Hari ini secara simbolis telah diserahkan sertifikat JCI. Ini prestasi yang luar biasa, sudah ketiga kalinya, dan menjadi satu-satunya RSUD di Indonesia yang meraih capaian ini. Kerja besar, kerja keras, kerja profesional, dan kerja terukur telah dilakukan oleh tim manajemen RSUD Dr. Soetomo,” ujar Khofifah.

 

 

 

Menurutnya, pencapaian tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat posisi RSUD Dr. Soetomo sebagai rumah sakit rujukan unggulan.

 

Dalam kesempatan itu, sertifikat akreditasi JCI diserahkan secara simbolis oleh Direktur RSUD Dr. Soetomo Prof. Dr. Cita Rosita Sigit Prakoeswa kepada Khofifah sebagai representasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur selaku pemilik rumah sakit.

 

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono turut menegaskan pentingnya peran RSUD Dr. Soetomo dalam memberikan pelayanan kesehatan dengan jangkauan yang lebih luas.

 

Menurut Adhy, rumah sakit tersebut tidak hanya memiliki tanggung jawab melayani masyarakat Jawa Timur, tetapi juga masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.

 

“Rumah sakit ini bukan hanya milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur, tetapi juga rumah sakit untuk orang Indonesia. Jadikan RSUD Dr. Soetomo sebagai rumah sakit unggulan atau center of excellence, dan terus berikan pengabdian kepada masyarakat,” kata Adhy.

 

 

 

Sementara itu, Direktur RSUD Dr. Soetomo Prof. Dr. Cita Rosita Sigit Prakoeswa mengatakan, keberhasilan mempertahankan akreditasi internasional bukan semata-mata tentang memperoleh pengakuan melalui sertifikat.

 

Lebih dari itu, capaian tersebut merupakan tanggung jawab untuk menjaga konsistensi standar pelayanan, keselamatan pasien, tata kelola rumah sakit, pendidikan klinis, serta penelitian.

 

“Pencapaian ini bukan sekadar kebanggaan memperoleh sertifikat internasional, tetapi pengakuan atas perjalanan panjang membangun budaya mutu, keselamatan pasien, tata kelola, pendidikan klinis, dan penelitian. Tugas kami adalah menjaga agar standar yang telah diwariskan terus berkembang,” jelasnya.

 

Peringatan HUT ke-88 RSUD Dr. Soetomo sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pengembangan pelayanan kesehatan, pendidikan, dan penelitian.

 

Dengan dipertahankannya akreditasi JCI tersebut, RSUD Dr. Soetomo diharapkan tidak hanya mampu menjaga standar internasional yang telah dicapai, tetapi juga terus meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat. (ivan)