NTT, PustakaJC.co - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong pendampingan psikososial secara berkelanjutan bagi anak-anak terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurutnya, pemulihan pascabencana tidak cukup hanya dengan memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga perlu memperhatikan kondisi psikologis anak.
Khofifah mengatakan, anak-anak merupakan salah satu kelompok yang membutuhkan perhatian khusus setelah bencana. Pendampingan psikososial secara berkelanjutan diperlukan agar mereka dapat kembali merasa aman, ceria, dan memiliki keberanian untuk menatap masa depan. Dilansir dari mili.id, Selasa, (25/8/2026).
Hal tersebut disampaikan Khofifah saat mengunjungi sekaligus menyerahkan bantuan kemanusiaan Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama dukungan corporate social responsibility (CSR) di SD Inpres Robo, Desa Ranaka, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai, Minggu, (23/8/2026).
Dalam kunjungannya, Khofifah berupaya menciptakan suasana yang lebih ceria dengan mengajak anak-anak berbincang mengenai cita-cita mereka. Ia menanyakan siapa di antara mereka yang ingin menjadi gubernur maupun bupati.
“Ada yang ingin jadi gubernur? Coba angkat tangan. Ada yang ingin jadi bupati? Coba angkat tangan,” ujar Khofifah.