SURABAYA, PustakaJC.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong pemerintah pusat mempercepat sinkronisasi perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dengan kebutuhan pembangunan industri di Jawa Timur.
Dorongan tersebut disampaikan Khofifah saat menghadiri Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Menteri Dalam Negeri, para gubernur se-Indonesia, dan Komisi II DPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, (15/9/2026).
Dalam forum tersebut, Khofifah menekankan pentingnya kebijakan pengelolaan lahan yang mampu menjaga ketahanan pangan sekaligus memberikan kepastian bagi pembangunan dan investasi, khususnya sektor industri manufaktur. Dilansir dari suarasurabaya.net, Selasa, (15/9/32026).
Menurutnya, Jawa Timur memiliki posisi strategis sebagai salah satu lumbung pangan nasional sekaligus daerah dengan kekuatan industri manufaktur yang besar.
“Posisi lahan baku sawah dan capaian usulan LP2B memang tidak bisa digeneralisasi. Jawa Timur ini lumbung pangan nasional. Investasi untuk industrialisasi tetap harus kita bangun sesuai dengan semua potensi yang ada,” ujar Khofifah.