Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Grahadi

parlemen | 02 Oktober 2026 15:34

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Grahadi
Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026. (dok kominfo)

SURABAYA, PustakaJC.co - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 yang berlangsung di Halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis, (1/10/2026).

Peringatan tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

 

Upacara tersebut diselenggarakan sebagai momentum untuk memperkuat kembali nilai-nilai luhur Pancasila sebagai ideologi dan pedoman dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dilansir dari kominfojatim.go.id, (2/10/2026).

 

Dalam jalannya upacara, naskah Ikrar Hari Kesaktian Pancasila dibacakan oleh Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, M. Musyafak Rouf. Sementara itu, naskah UUD 1945 dibacakan oleh Reihan Nifan Arkana, siswa SMAN 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur, dan doa dipimpin oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar.

 

Jajaran perwira upacara dipimpin oleh Kepala Protokol Kogartap III/Surabaya, Letkol Inf. Prasetya Hari Karyawan, dengan Komandan Upacara Danyon Zikon 2 Mar Pasmar 2, Letkol Marinir Heru Sabto Utomo.

 

 

Pasukan upacara terdiri dari personel gabungan Korps Wanita TNI dan Polwan, Aparatur Sipil Negara yang tergabung dalam KORPRI, mahasiswa, pelajar, hingga anggota Pramuka. Suasana upacara kian khidmat dengan penampilan paduan suara gabungan SMAN 15 dan SMAN 17 Surabaya, diiringi ansambel musik dari SMA Muhammadiyah 10 Surabaya di bawah binaan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

 

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini menekankan pentingnya prinsip persatuan, keadilan sosial, dan gotong royong dalam menghadapi dinamika serta tantangan zaman, sekaligus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (ivan)