SURABAYA, PustakaJC.co - Pemerintah Provinsi Jawa Timur mulai mematangkan seluruh agenda Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur Tahun 2026. Kepastian tersebut ditegaskan dalam rapat persiapan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat, (2/10/2026).
Rapat koordinasi teknis yang dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur beserta seluruh pimpinan Perangkat Daerah (PD) tersebut berfokus pada kesiapan dan kelancaran rangkaian acara yang diformulasikan untuk memperingati momen bersejarah Jawa Timur. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Sabtu, (3/10/2026).
Pada peringatan tahun ini, Pemprov Jawa Timur mengusung tema “Jatim Unggul, Maju Berkelanjutan”. Tema ini diambil sebagai pendorong semangat dalam meningkatkan kualitas pembangunan daerah melalui penguatan daya saing, dorongan inovasi, serta percepatan transformasi di berbagai sektor strategis.
Selain menjadi fondasi pembangunan, tema tersebut merefleksikan komitmen daerah untuk mengoptimalkan potensi keunggulan lokal sebagai modal utama menuju kemajuan berkelanjutan demi generasi masa depan.
Rangkaian kegiatan telah dimulai sejak Jumat (2/10/2026) melalui launching logo resmi Hari Jadi ke-81 yang diselaraskan dengan pembukaan Jatim Fest dan East Java Investment Forum (EJIF) 2026 di Grand City Surabaya.
Sebagai bentuk penghormatan atas sejarah, Pemprov Jatim juga menjadwalkan upacara ziarah dan tabur bunga di sejumlah makam tokoh kunci penerus dan perintis Jawa Timur, meliputi:
- Makam Gubernur R.M.T.A. Soerjo di Magetan
- Makam Gubernur R.P. Mohammad Noer di Sampang
- Makam Proklamator RI Ir. Soekarno di Blitar
Puncak acara Upacara Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur dijadwalkan berlangsung pada 12 Oktober 2026 di halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Pada hari yang sama, DPRD Provinsi Jawa Timur juga akan menggelar Sidang Paripurna
Melalui koordinasi intensif antarperangkat daerah ini, Pemprov Jatim berharap seluruh agenda berjalan tertib, aman, dan dapat menjadi momentum refleksi pembangunan sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat Jawa Timur. (ivan)