Bantuan Alsintan Pemprov Jatim Pacu Produksi Padi Lamongan, Targetkan Lampaui 1,33 Juta Ton di 2026

parlemen | 17 Oktober 2026 07:32

 

Penerapan teknologi pertanian modern dinilai menjadi kunci utama efisiensi panen. Pada metode tradisional, tingkat kehilangan hasil panen diperkirakan mencapai 9 hingga 11 persen. Namun, dengan penggunaan alsintan modern, potensi losses tersebut dapat ditekan signifikan hingga tersisa 1 sampai 2 persen saja.

 

"Harapan kami, alsintan ini akan meningkatkan produktivitas dari seluruh petani padi yang ada di Lamongan. Kami terus melakukan mekanisasi pertanian, modernisasi pertanian dengan berbagai alat-alat pertanian," lanjutnya.

 

Di sisi kesejahteraan petani, Yuhronur mengungkapkan bahwa harga gabah di tingkat petani Lamongan saat ini berada dalam kondisi menguntungkan, yakni pada kisaran Rp 8.600 hingga Rp 8.800 per kilogram. Angka ini jauh di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang ditetapkan sebesar Rp 6.500 per kilogram.

 

Untuk mengawal kelancaran pasokan pupuk dan sarana produksi lainnya, Pemkab Lamongan memperkuat rantai distribusi melalui optimalisasi jaringan Koperasi Desa Merah Putih.