Atasi Karhutla dan Kekeringan, Khofifah Terbitkan SE Imbauan Salat Istisqa di Jatim

parlemen | 21 Oktober 2026 15:49

 

Penerbitan surat edaran ini memperhatikan kondisi darurat kekeringan yang kian meluas. Khofifah mengungkapkan, hingga awal Oktober 2026, tercatat sebanyak 25 kabupaten/kota di Jawa Timur telah menetapkan status kedaruratan kekeringan.

 

Melalui SE tersebut, Gubernur mengimbau para kepala daerah dan pimpinan lembaga untuk menggerakkan serta memfasilitasi pelaksanaan Salat Istisqa dari tingkat kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa/kelurahan. Pelaksanaannya diharapkan melibatkan unsur Forkopimda, ulama, tokoh agama, ormas Islam, takmir masjid, pondok pesantren, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan seluruh lapisan masyarakat. Adapun waktu dan teknis pelaksanaan disesuaikan dengan kearifan lokal daerah masing-masing.

 

Selain menggelar salat minta hujan, masyarakat juga dianjurkan untuk memperbanyak istigfar, bersedekah, dan berdoa, serta menjaga dan menghemat penggunaan air bersih. Pemprov Jatim turut menekankan penguatan sinergi lintas sektor guna membantu pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga terdampak.

 

Di samping ikhtiar spiritual, Pemprov Jatim terus mengupayakan penanganan teknis karhutla, khususnya di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) R. Soerjo, Prigen, Pasuruan. Khofifah menyampaikan bahwa pihak pemprov telah mengomunikasikan permohonan bantuan helikopter untuk melakukan pemadaman udara (water bombing).

 

"Kita sudah mengomunikasikan agar mendapatkan perbantuan heli untuk melakukan water bombing. Saya rasa kalau ada water bombing kita bisa lebih efektif menanggulangi karhutla sambil menanti turunnya hujan," ujar Khofifah. (ivan)