Khofifah Sebut Ekonomi Jatim Tumbuh 5,83 Persen, Tertinggi se-Pulau Jawa

parlemen | 07 November 2026 15:56

 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur yang dirilis pada Kamis, (5/11/2026), pertumbuhan ekonomi Jatim berada di atas sejumlah provinsi lain di Pulau Jawa.

 

Jawa Tengah mencatat pertumbuhan sebesar 5,82 persen, Jawa Barat 5,81 persen, DI Yogyakarta 5,80 persen, DKI Jakarta 5,66 persen, dan Banten 5,62 persen.

 

Khofifah mengapresiasi kontribusi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi melalui aktivitas produksi, perdagangan, investasi, dan konsumsi.

 

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi perlu diikuti pemerataan manfaat bagi masyarakat. Hal tersebut terutama melalui peningkatan kesempatan kerja, pengembangan usaha produktif, serta penguatan daya beli keluarga.

 

Dari sisi lapangan usaha, industri pengolahan menjadi sektor dengan kontribusi terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Timur, yakni mencapai 31,26 persen.

 

Sektor perdagangan menyumbang 18,37 persen, sedangkan pertanian, kehutanan, dan perikanan berkontribusi sebesar 11,12 persen.

 

Ketiga sektor tersebut juga mencatatkan pertumbuhan positif. Industri pengolahan tumbuh 5,95 persen, perdagangan 6,23 persen, serta pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 4,01 persen.