Khofifah Terima Fatima al-Fihriya Awards 2026, Apresiasi untuk Perempuan Jawa Timur

parlemen | 08 November 2026 12:11

Khofifah Terima Fatima al-Fihriya Awards 2026, Apresiasi untuk Perempuan Jawa Timur
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kedua dari kiri) menerima The Sixth Fatima al-Fihriya Awards 2026 atas kontribusinya dalam kepemimpinan perempuan dan pemberdayaan sosial di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

SURABAYA, PustakaJC.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima The Sixth Fatima al-Fihriya Awards 2026 atas kontribusinya dalam kepemimpinan perempuan dan pemberdayaan sosial. Penghargaan tersebut diserahkan Presiden Association de Soutien au Programme Med 21, Larbi Benattia, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat, (6/11/2026) malam.

 

Khofifah menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan semata-mata bentuk apresiasi kepada dirinya secara pribadi. Ia ingin mendedikasikan penghargaan itu kepada perempuan yang selama ini berkontribusi dalam berbagai bidang pengabdian, khususnya di Jawa Timur dan Indonesia. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Minggu, (8/11/2026).

 

“Terima kasih atas penghargaan The Sixth Fatima al-Fihriya Awards 2026. Penghargaan ini ingin saya bagikan kepada para perempuan Jawa Timur, tentu juga untuk perempuan Indonesia, kader organisasi wanita, dan para relawan sosial,” tutur Khofifah.

 

 

 

Fatima al-Fihriya Awards merupakan penghargaan bagi perempuan yang dinilai memiliki kontribusi signifikan dalam bidang pendidikan, kepemimpinan, dan pengabdian kemanusiaan.

 

Pada penyelenggaraan keenam tahun 2026, penghargaan tersebut juga diberikan kepada sejumlah tokoh perempuan internasional. Di antaranya Sinta Nuriyah Wahid atas dedikasinya dalam advokasi kemanusiaan dan kesetaraan gender, serta Halimah Yacob yang pernah menjabat sebagai Presiden Singapura periode 2017–2023.

 

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Bassima Hakkaoui, politisi sekaligus mantan Menteri Solidaritas, Perempuan, Keluarga, dan Pembangunan Sosial Maroko, serta Nazeeha Labidi, mantan Menteri Urusan Perempuan, Keluarga, Anak-anak, dan Lansia Tunisia.

 

Khofifah berharap pertemuan yang mempertemukan para tokoh perempuan dari berbagai negara tersebut dapat menjadi ruang pertukaran pengalaman dan gagasan. Menurutnya, forum internasional semacam itu penting untuk memperkuat berbagai upaya pemberdayaan perempuan.

 

Beberapa isu yang menjadi perhatian di antaranya mempertahankan akses pendidikan bagi anak perempuan, memperkuat usaha perempuan, serta memastikan pengalaman perempuan turut menjadi pertimbangan dalam penyusunan kebijakan publik.

 

Khofifah juga memberikan apresiasi kepada perempuan yang selama ini aktif dalam organisasi kemasyarakatan dan kegiatan sosial. Secara khusus, ia menyampaikan penghargaan kepada kader Muslimat NU dan organisasi perempuan lainnya yang turut mendampingi keluarga serta membantu masyarakat, termasuk ketika terjadi bencana.

 

 

 

Sementara itu, Larbi Benattia menyampaikan terima kasih kepada Khofifah atas dukungan dan fasilitas yang diberikan sehingga penganugerahan The Sixth Fatima al-Fihriya Awards 2026 dapat berlangsung di Gedung Negara Grahadi.

 

“Terima kasih Ibu Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur, yang telah memberikan fasilitas untuk mengadakan The 6th Fatima al-Fihriya di Grahadi. Semoga ini menjadi penyemangat bagi seluruh perempuan di dunia,” pungkasnya.

 

Penganugerahan Fatima al-Fihriya Awards 2026 diharapkan menjadi inspirasi bagi semakin banyak perempuan untuk mengambil peran dalam kepemimpinan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, serta pengabdian kemanusiaan. (ivan)