Gubernur Khofifah berharap UINSA bisa menjadi pelopor dalam pembentukan prodi tersebut. Ia menilai, pengembangan keilmuan keuangan syariah penting untuk memperkuat ekosistem ekonomi umat dan menyiapkan SDM unggul.
“Mudah-mudahan UINSA bisa memecah telur lahirnya Prodi Islamic Finance pertama di Indonesia. Ini harus jadi plan of action bersama,” tegasnya.
Menurutnya, tantangan utama bukan di pembukaan program studi, tapi pada ketersediaan tenaga pengajar. Karena itu, ia mendorong perluasan jejaring internasional ke kampus-kampus dunia yang sudah memiliki pakar di bidang tersebut.