Kepala Daerah se Jatim Sepakat Jaga Investasi Bebas Premanisme

parlemen | 16 Juli 2025 18:08

Kepala Daerah se Jatim Sepakat Jaga Investasi Bebas Premanisme
kebersamaan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama para kepala daerah se-Jawa Timur saat menghadiri High Level Meeting (HLM) Forum Investasi Provinsi Jawa Timur.

SURABAYA, PustakaJC.co - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh kepala daerah se-Jawa Timur menjaga iklim investasi yang aman, inklusif, dan bebas premanisme. Komitmen itu ditegaskan dalam High Level Meeting Forum Investasi Jatim 2025 yang digelar di Grahadi, Selasa, (15/7/2025).

Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama para kepala daerah se-Jatim menyatukan langkah menjaga iklim investasi tetap kondusif. Langkah ini ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama dalam Forum Investasi Jatim 2025.

“Yang kita tanda tangani bersama itu adalah komitmen menjaga iklim investasi di Jawa Timur agar inklusif, berkelanjutan, aman, dan bebas dari premanisme,” tegas Gubernur Khofifah.

Menurut Khofifah, kolaborasi pemimpin daerah sangat penting agar para investor merasakan kepastian dan kenyamanan saat menanamkan modalnya.

“Komitmen ini tidak cukup ditandatangani, tapi harus ditindaklanjuti di lapangan oleh seluruh kepala daerah,” tegasnya.

Langkah Strategis Pemprov dan Daerah:

•Percepatan RTRW dan RDTR

•Penyediaan energi dan infrastruktur industri

•Program skill match 100 ribu tenaga kerja

•Dashboard debottlenecking

•Penyusunan IPRO berbasis kajian

•Fasilitasi perizinan, lahan, hingga promosi investasi

Tak hanya regulasi, Pemprov dan pemda juga diminta aktif menyediakan data proyek siap jual melalui platform Investment Project Ready to Offered (IPRO).

“Investor akan lebih tertarik kalau semua sudah jelas sejak awal, seperti dalam IPRO,” ujar Gubernur Jatim itu.

Hingga saat ini, Jatim telah memiliki IPRO di sektor agribisnis, manufaktur, infrastruktur, kawasan industri, dan pariwisata.

Dukungan Infrastruktur Jatim:

•7 bandara

•37 pelabuhan

•12 ruas jalan tol

•12 kawasan industri

•2 KEK

•1 kawasan industri halal

Selain itu, Jawa Timur melayani 21 dari 39 rute Tol Laut dan menjadi penyedia logistik utama ke 80% wilayah Indonesia Timur.

Data Ekonomi Jatim (Q1 2025):

•PDRB: Rp 819,3 triliun

•Kontribusi ke PDB Nasional: 14,42%

•Pertumbuhan ekonomi Jatim: 5,00% (nasional: 4,87%)

Kepala Perwakilan BI Jatim, Ibrahim, mendukung penuh langkah sinergis antar pemerintah daerah.

“Kuncinya adalah KIS – Konsistensi, Inovasi, Sinergi. Semua kepala daerah harus jalan bareng,” terang Ibrahim.

Forum ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni, tetapi diterjemahkan menjadi langkah nyata di daerah. Dengan kolaborasi semua kepala daerah, Jawa Timur siap menyambut investasi berkualitas dan menjadi pusat pertumbuhan industri nasional. (ivan)