Ia menekankan pentingnya kemandirian usaha penyandang disabilitas untuk memperkuat ketahanan ekonomi daerah. Emil juga mendorong kolaborasi lintas sektor agar hasil pelatihan benar-benar bisa diterapkan.
Kepala Divisi Jasa Manajemen dan TJSL PT PNM, Cut Ria Dewanti, menyebut program “Difabel Bisa Berusaha” sebagai wujud komitmen menghadirkan TJSL inklusif dan berkelanjutan.
“Setiap individu tanpa terkecuali memiliki potensi luar biasa untuk berkontribusi pada kemajuan bangsa,” katanya.