Khofifah Anugerahkan Satyalancana Karya Satya kepada 653 ASN Pemprov Jatim

parlemen | 16 Oktober 2025 05:27

Khofifah Anugerahkan Satyalancana Karya Satya kepada 653 ASN Pemprov Jatim
Gubernur Khofifah Anugrahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada ASN Pemprov Jatim.

SURABAYA, PustakaJC.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali menyematkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya (SLKS) kepada 653 ASN Pemprov Jatim di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa, (14/10/2025).

 

 

 

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian, loyalitas, dan kedisiplinan ASN dengan masa kerja 10, 20, dan 30 tahun, yang mayoritas berasal dari sektor kesehatan. Prosesi dilakukan dalam tiga sesi dengan jumlah penerima masing-masing 219, 216, dan 218 ASN.

 

“Selamat dan terima kasih atas dedikasi dan profesionalitas Panjenengan semua. Karena kontribusi ASN, Jawa Timur mampu menjadi provinsi terdepan di Indonesia,” ujar Khofifah.

 

 

 

Ia menegaskan, penghargaan ini merupakan pengakuan negara atas pengabdian ASN dalam mendukung capaian pembangunan di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga penguatan SDM.

 

Khofifah juga mengajak seluruh ASN menjaga semangat kerja dengan filosofi “JATIM BISA” (Berdaya, Inklusif, Sinergis, dan Adaptif) sebagai arah pembangunan ke depan.

 

 

“Jatim harus menjadi penghubung antara Indonesia Barat dan Timur, agar tidak ada satu pun yang tertinggal,” tegasnya.

 

 

 

Menurut Khofifah, Jawa Timur berperan penting sebagai sumbu logistik nasional, dengan 21 dari 39 jalur tol laut berasal dari Jatim yang menyalurkan kebutuhan ke 21 provinsi lain.

 

“Lokomotif pembangunan yang kuat itu adalah ASN Jawa Timur,” ujarnya.

 

Ia menekankan bahwa keberdayaan, sinergi, dan adaptivitas ASN menjadi kunci agar Jatim naik kelas sebagai Gerbang Baru Nusantara.

 

 

 

Kepada tenaga pendidik dan tenaga medis, Khofifah berpesan agar terus meningkatkan kolaborasi dan kemampuan adaptif terhadap teknologi.

 

 

“Guru dan tenaga kesehatan Jatim sudah luar biasa, tapi kita harus terus memperkuat diri menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (ivan)