Pemprov Jatim Dorong Inovasi Pelayanan Publik Lewat Kovablik 2025

parlemen | 15 Desember 2025 05:38

 

Ia berharap inovasi yang telah dirintis dapat terus dikembangkan dan disempurnakan, termasuk membuka ruang inovasi lanjutan seperti versi 2.0 atau 3.0 selama mampu menjawab tantangan baru dan meningkatkan kinerja layanan.

 

“Teruslah berinovasi. Jangan berhenti hari ini saja. Jawa Timur dengan 38 kabupaten/kota dan 42 juta penduduk harus dilayani dengan lebih baik melalui inovasi,” pungkas Emil.

 

Sementara itu, Kepala BRIDA Provinsi Jawa Timur Dr. Andriyanto menjelaskan bahwa penganugerahan Kovablik bukan sekadar call for entry, melainkan ajakan revolusi untuk membuktikan bahwa di balik rutinitas ASN terdapat potensi besar dalam menghadirkan pelayanan publik yang adaptif dan berdampak nyata.

 

“Ratusan inovasi tahun ini berani menjawab tantangan strategis daerah, mulai dari percepatan perizinan usaha dalam hitungan jam hingga perluasan akses layanan kesehatan bagi masyarakat terpencil melalui teknologi digital. Seluruh inovasi dinilai oleh dewan juri dari unsur akademisi dan praktisi lintas bidang agar tidak hanya bagus di atas kertas, tetapi juga teruji di lapangan,” jelasnya.