Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto menyampaikan bahwa Operasi Lilin Semeru 2025 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.
Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada Nataru 2025 diperkirakan mencapai 119,5 juta orang, meningkat hampir 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini diperkuat dengan peringatan BMKG terkait potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi.
Kapolri juga menekankan pentingnya deteksi dini ancaman terorisme, pengamanan tempat ibadah, peningkatan patroli kejahatan konvensional, hingga kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam.
“Keberhasilan pelayanan Nataru adalah tanggung jawab bersama. Soliditas dan sinergisitas seluruh unsur menjadi kunci utama kesuksesan operasi,” pungkas Kapolda.