Sementara itu, BPBD Kabupaten Malang meningkatkan kewaspadaan menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi selama musim hujan dan libur Natal 2025–Tahun Baru 2026.
Kepala BPBD Kabupaten Malang, Purwoto, menyebutkan sepanjang Desember 2025 tercatat 30 kejadian bencana, seluruhnya didominasi bencana hidrometeorologi. Rinciannya lima angin kencang, dua banjir, enam pohon tumbang, dan 17 tanah longsor.
“Ancaman banjir, longsor, dan pohon tumbang masih tinggi, terutama di wilayah bantaran sungai,” ujar Purwoto.