Menurutnya, pengemudi ojol perempuan menghadapi tantangan berlapis, mulai dari tekanan ekonomi, tanggung jawab domestik, hingga risiko keselamatan saat bekerja di jalan. Karena itu, dukungan berkelanjutan dari pemerintah sangat dibutuhkan agar ketahanan sosial dan ekonomi mereka semakin kuat.
Khofifah menambahkan, Pemprov Jatim terus mendorong berbagai program penguatan ekonomi kerakyatan agar para pekerja sektor informal, termasuk pengemudi ojol perempuan, memiliki peluang hidup yang lebih berkelanjutan dan terlindungi.
Pada kesempatan tersebut, Khofifah juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Ibu kepada seluruh pengemudi ojol perempuan. Ia menyebut mereka sebagai pahlawan keluarga yang menjalankan peran ganda dengan penuh dedikasi dan ketulusan.
“Selamat Hari Ibu untuk bunda-bunda ojol. Terima kasih atas kerja keras dan pengorbanannya,”tuturnya.