SURABAYA, PustakaJC.co – Ketua Umum Dewan Pembina Pengurus Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mendorong kalangan intelektual perempuan Muslimat NU untuk mengambil peran lebih strategis dalam menjawab tantangan kebangsaan melalui pemikiran yang membumi dan bernilai kemaslahatan.
Pesan tersebut disampaikan Khofifah saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Asosiasi Profesor Muslimat Nahdlatul Ulama (APMNU) sekaligus pengukuhan pengurus APMNU di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur, Surabaya. Dilansir dari antaranews.com, Selasa, (10/2/2026).
Menurut Khofifah, para profesor Muslimat NU memiliki modal keilmuan yang kuat. Namun, tantangan utama ke depan adalah bagaimana ilmu tersebut dapat diterjemahkan menjadi solusi konkret yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Ilmu yang dimiliki para profesor Muslimat NU harus mampu dibumikan, memberi jawaban atas persoalan umat, dan menghadirkan kemaslahatan,” ujar Khofifah, Senin, (9/2/2026).