Masih terkait Perkuat Integritas dan Program Partisipatif untuk memperluas jangkauan partisipasi masyarakat, DPRD Jatim turut mengembangkan program komunikasi publik berbasis inovasi. Beberapa di antaranya adalah Podcast Dewan sebagai sarana edukasi politik, Curhat’o Nang Dewan (CUAN) sebagai kanal dialog dua arah dengan masyarakat, serta Aspirasi Run yang menggabungkan kegiatan olahraga dan interaksi langsung antara wakil rakyat dan warga.
“Kami ingin DPRD semakin dekat dengan masyarakat. Komunikasi publik harus adaptif, kreatif, dan mudah diakses, terutama oleh generasi muda,” ujar Ketua DPRD Jatim ini.
Di sisi lain, program Squad Dewan juga terus dikembangkan sebagai media edukasi demokrasi bagi pelajar dan mahasiswa. Program ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman generasi muda tentang fungsi dan peran DPRD serta menumbuhkan kesadaran partisipasi politik sejak dini.
Menatap 2026, DPRD Provinsi Jawa Timur menargetkan kinerja kelembagaan yang semakin responsif, produktif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Prioritas utama adalah memastikan seluruh tugas dan fungsi DPRD dijalankan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Kepercayaan publik hanya bisa dibangun dengan kerja yang konsisten, terukur, dan berpihak pada rakyat. Itulah target DPRD Jawa Timur ke depan,” pungkas politisi PKB itu. (ivan)