Sumbang Produksi Terbesar, Jawa Timur Antar Indonesia Kembali Swasembada Beras

parlemen | 08 Januari 2026 06:00

 

“Tidak ada bangsa yang benar-benar merdeka jika kebutuhan pangannya masih bergantung pada negara lain. Tidak mungkin sebuah bangsa berdiri tegak jika pangannya tergantung pada bangsa lain,” tegas Prabowo.

 

Presiden menjelaskan, target swasembada beras awalnya dipatok dalam jangka waktu empat tahun. Namun berkat konsolidasi kebijakan dan kerja keras seluruh jajaran pemerintah, target tersebut dipercepat menjadi tiga tahun dan akhirnya berhasil dicapai hanya dalam satu tahun.

 

Menurut Prabowo, percepatan ini menjadi bukti kemampuan bangsa Indonesia untuk berdiri di atas kaki sendiri. Ia menilai swasembada beras bukan sekadar capaian angka produksi, melainkan menyangkut harga diri dan kepercayaan diri nasional.

 

Presiden juga menegaskan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari peran besar para petani di seluruh Indonesia yang selama ini menjadi tulang punggung ketahanan pangan nasional. Selain itu, dukungan pemerintah daerah, penyuluh pertanian, serta koordinasi lintas kementerian dan lembaga dinilai menjadi faktor kunci keberhasilan kebijakan pangan nasional.