Ia menjelaskan, kebijakan penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah oleh Bulog memberikan kepastian harga bagi petani. Jika sebelumnya harga gabah berkisar Rp5.000 hingga Rp6.000 per kilogram, kini ditetapkan minimal Rp6.500 per kilogram.
Selain itu, penurunan harga pupuk subsidi sekitar 20 persen turut meringankan biaya produksi pertanian. Di Kota Mojokerto, harga pupuk urea turun dari Rp2.250 menjadi Rp1.800 per kilogram, pupuk NPK dari Rp2.300 menjadi Rp1.840, pupuk ZA dari Rp1.700 menjadi Rp1.360, serta pupuk organik dari Rp800 menjadi Rp640 per kilogram.
Sementara itu, Bupati Madiun H. Hari Wuryanto menyatakan dukungan penuh terhadap komitmen Presiden Prabowo dalam menjaga keberlanjutan swasembada pangan nasional. Kabupaten Madiun sendiri tercatat berada di peringkat ketujuh produksi padi di Jawa Timur.
“Ke depan, kerja sama dan kolaborasi dengan para petani serta seluruh komponen harus terus ditingkatkan agar swasembada pangan ini tetap terjaga,” ujar Bupati yang akrab disapa Mas Hari.