SURABAYA, PustakaJC.co– Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Surabaya kembali menunjukkan peran strategis sebagai penopang utama pembiayaan pembangunan daerah. Pada 2025, PAD Surabaya tercatat mencapai Rp8,32 triliun atau sekitar 71 persen dari total pendapatan daerah.
“Pembangunan Surabaya sangat bergantung pada PAD. Karena itu, transparansi dan kepercayaan harus dibangun melalui sistem yang baik,” ujar Eri. Demikian dikutip dari jatim.tribunnews.com, Senin, (13/4/2026).
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyebut capaian tersebut menjadi indikator kuatnya kemandirian fiskal Kota Pahlawan. Dari total pendapatan daerah sebesar Rp11,66 triliun, kontribusi PAD dinilai dominan dalam mendukung berbagai program pemerintah, termasuk pembiayaan belanja daerah yang mencapai Rp12,31 triliun.