Khofifah Dorong Creative Financing, Jatim Siap Kurangi Ketergantungan APBD

parlemen | 06 Februari 2026 07:23

Khofifah Dorong Creative Financing, Jatim Siap Kurangi Ketergantungan APBD
Gubernur Khofifah menjadi pembicara kunci dalam gelaran Sarasehan Nasional yang digelar MPR RI. Salam kesempatan ini Gubernur Jawa Timur memaparkan Creative Financing Jadi Inovasi Perkuat Kemandirian Fiskal Daerah. (dok bhirawa)

SURABAYA, PustakaJC.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan pentingnya creative financing sebagai strategi penguatan kemandirian fiskal daerah di tengah penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD) dan keterbatasan kapasitas APBD.

 

Hal itu disampaikan Khofifah saat menyampaikan Keynote Speech pada Sarasehan Nasional bertema “Obligasi Daerah sebagai Salah Satu Alternatif Pembiayaan Daerah dan Instrumen Investasi Publik”yang digelar MPR RI di Hotel Wyndham Surabaya, Kamis, (5/2/2026).

 

Khofifah menyebut kemandirian fiskal Jawa Timur saat ini tergolong kuat. Rasio Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jatim mencapai 58,92 persen, sementara pendapatan transfer dan lainnya sebesar 41,08 persen. Namun demikian, ia menilai inovasi pembiayaan tetap dibutuhkan, terlebih dengan adanya penyesuaian TKD ke Jawa Timur yang mencapai Rp2,8 triliun.

 

“Creative finance membuka ruang bagi daerah untuk mengakses sumber pembiayaan yang inovatif, berkelanjutan, dan akuntabel, sehingga pembangunan tidak hanya bergantung pada APBD,” ujar Khofifah.