Ia menilai pesantren di bawah naungan NU tidak hanya menitikberatkan pada aspek keilmuan dan keagamaan, tetapi juga membentuk karakter anak bangsa yang tangguh, moderat, dan toleran. Hal itu menjadikan NU tumbuh sebagai rumah besar umat yang mengayomi masyarakat dari berbagai latar belakang.
Khofifah menambahkan, semangat Islam moderat yang terus dirawat NU menjadi perekat penting dalam keberagaman Indonesia. “Nahdlatul Ulama terbuka dengan banyak hal, teguh menjaga tradisi, dan mengedepankan nilai rahmatan lil alamin,” katanya.
Menurut Khofifah, peringatan 1 Abad NU yang mengacu pada kalender masehi menjadi momentum penting bagi organisasi tersebut untuk merawat dan melanjutkan warisan perjuangan para pendirinya.
“Nahdlatul Ulama adalah wadah kekuatan besar dan strategis bagi bangsa Indonesia,” tegasnya.