Direktur SMK Kemendikdasmen, Arie Wibowo Khurniawan, turut mengapresiasi Pemprov Jawa Timur atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai Expo & Expose menjadi bukti nyata kesiapan lulusan SMK menjawab kebutuhan industri nasional hingga pasar global.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengatakan kegiatan ini bertujuan memperkuat citra SMK sebagai pusat produksi profesional, sekaligus mempertemukan siswa dengan dunia industri secara langsung.
Expo & Expose SMK Jatim 2026 diikuti oleh 269 sekolah, terdiri dari 203 SMK negeri dan 66 SMK swasta. Kegiatan ini mencatat total transaksi lebih dari Rp2,9 miliar dan menarik lebih dari 5.000 pengunjung.