SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mulai bersiap menghadapi potensi dampak musim kemarau tahun ini. Gubernur Khofifah Indar Parawansa meminta bupati dan wali kota memperkuat langkah strategis agar produksi pertanian tetap terjaga.
Instruksi tersebut tertuang dalam Surat Gubernur Jawa Timur Nomor 500.6.1/10499/110/2026 sebagai tindak lanjut dari arahan Kementerian Pertanian terkait antisipasi dini kemarau. Dilansir dari antaranews.com, Jumat, (3/4/2026).
“Kita akan tingkatkan koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah agar semua bisa mengantisipasi sejak awal,” ujar Khofifah di Surabaya, Kamis (2/4).