Khofifah Borong Apem, Simbol Tradisi Megengan
Di sela sidak, Khofifah juga membeli kue apem dari pedagang pasar. Ia menjelaskan, apem memiliki makna filosofis dalam tradisi Megengan masyarakat Jawa sebagai simbol permohonan maaf dan ungkapan syukur menjelang Ramadhan.
Kue tersebut akan digunakan dalam kegiatan Megengan di Masjid Al Akbar Surabaya, yang menjadi salah satu tradisi penting masyarakat dalam menyambut bulan suci.
“Nanti kita akan melaksanakan Megengan di Masjid Al Akbar Surabaya. Karena kebutuhannya banyak dan proses pembuatannya cukup berat, saya sengaja membeli apem di pasar ini untuk disiapkan bagi masyarakat dan tamu,” pungkasnya. (ivan)