Menurut Khofifah, bantuan tersebut dirancang sebagai pelengkap program pemerintah pusat maupun pemerintah kabupaten/kota dalam menekan angka kemiskinan, termasuk kemiskinan ekstrem. Sinergi lintas pemerintah dinilai penting agar penguatan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil, dapat berjalan optimal.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Restu Novi Widiani menyebutkan sekitar 600 warga menjadi penerima manfaat dalam kegiatan tersebut. Bantuan yang diberikan meliputi asistensi sosial penyandang disabilitas (ASPD), PKH Plus bagi lansia, bantuan kewirausahaan inklusif produktif (KIP) Putri Jawara, serta bantuan bagi warga miskin ekstrem.
“Total bantuan yang disalurkan untuk Kabupaten Kediri dalam kegiatan ini mencapai lebih dari Rp15 miliar,” kata Restu.