Dari total Rp5,26 miliar, alokasi terbesar berasal dari Dinas Sosial Jatim sebesar Rp2,25 miliar. Dana tersebut diperuntukkan bagi Program Keluarga Harapan (PKH) Plus untuk 866 keluarga, Bantuan Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) bagi 69 jiwa, KIP PPKS Jawara, serta Bantuan Operasional dan Tali Asih bagi 110 pilar sosial, meliputi SDM PKH Plus, Pendamping Disabilitas, TKSK, dan TAGANA.
BUMD Provinsi Jawa Timur juga menyalurkan zakat produktif Rp25 juta kepada 50 penerima manfaat untuk mendorong kemandirian ekonomi.
Sementara itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Jatim mengalokasikan Rp1,28 miliar untuk penguatan desa melalui program BUMDesa, Desa Berdaya, Jatim Puspa, dan Bantuan Keuangan Desa di sejumlah desa di Banyuwangi.
Bantuan lintas perangkat daerah turut disalurkan, yakni Dinas PUPR Cipta Karya Rp400 juta, Dinas Perhubungan Rp500 juta, serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Rp800 juta yang difokuskan pada Bantuan Keuangan Desa.