Lebih jauh, Bahlil menyampaikan bahwa pemerintah di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto tengah mempercepat pembangunan fasilitas penyimpanan energi guna memperkuat ketahanan nasional.
Targetnya, kapasitas cadangan energi Indonesia ke depan dapat mencapai hingga tiga bulan, sejalan dengan standar minimum yang menjadi konsensus global.
“Arahan Bapak Presiden memerintahkan kepada kami untuk segera membangun storage supaya ketahanan energi kita kuat. Insyaallah rencana sampai dengan tiga bulan,” ujarnya.