Ia menjelaskan sejumlah indikator pembangunan gender di Jawa Timur menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Gender (IPG) Jawa Timur tahun 2024 tercatat sebesar 92,19, lebih tinggi dibanding rata-rata nasional yang berada di angka 91,85.
Sementara itu, Indeks Ketimpangan Gender (IKG) Jawa Timur juga mengalami perbaikan signifikan dengan turun menjadi 0,347 pada 2024, dari sebelumnya 0,423 pada 2023.
“Angka ini berada di bawah rata-rata nasional sebesar 0,421 dan menempatkan Jawa Timur sebagai salah satu provinsi dengan tingkat ketimpangan gender terendah di Indonesia,” ujarnya.