Menkeu Purbaya Sidak ke Pasar Tanah Abang untuk Cek Daya Beli Masyarakat

parlemen | 13 Maret 2026 04:35

Menkeu Purbaya Sidak ke Pasar Tanah Abang untuk Cek Daya Beli Masyarakat
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan lonjakan harga minyak mentah di atas 100 USD tidak langsung naikkan anggaran subsidi energi. (dok Jawapos)

JAKARTA, PustakaJC.co – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan kunjungan mendadak ke Blok A Pasar Tanah Abang pada Senin (9/3) siang. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi daya beli masyarakat di tengah munculnya berbagai analisis yang menyebut ekonomi Indonesia sedang melemah. 

 

 

“Banyak yang bilang ekonomi kita sudah menuju resesi dan daya beli masyarakat menurun. Saya ingin memastikan langsung apakah benar pasar sepi atau tidak,” ujar Purbaya saat memberikan keterangan kepada media.

 

 

Purbaya menjelaskan, belakangan sejumlah ekonom menilai daya beli masyarakat mengalami penurunan dan bahkan mengkhawatirkan Indonesia menuju resesi. Untuk memastikan kondisi sebenarnya, ia memutuskan datang langsung ke Pasar Tanah Abang yang dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan terbesar di Asia Tenggara. Demikian dilansir dari Jawapos.com, jumat, (13/3/2026). 

 

(halaman) 

 

Menurutnya, berdasarkan data pemerintah, kondisi ekonomi nasional masih menunjukkan tren yang positif. Karena itu, ia ingin memverifikasi langsung situasi di lapangan, khususnya aktivitas perdagangan dan jumlah pengunjung di pasar tersebut.

 

 

Dari hasil pemantauannya, aktivitas jual beli di Pasar Tanah Abang masih terlihat ramai. Banyak masyarakat yang datang untuk berbelanja sehingga aktivitas perdagangan tetap berjalan normal.

 

 

Ia menilai kondisi tersebut menjadi indikasi bahwa daya beli masyarakat masih terjaga. Selain itu, keramaian di sekitar pasar juga menunjukkan aktivitas ekonomi masyarakat masih bergerak cukup baik.

 

(halaman) 

 

Purbaya menegaskan bahwa perekonomian Indonesia saat ini belum menunjukkan tanda-tanda resesi. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak terlalu khawatir terhadap berbagai spekulasi yang beredar terkait kondisi ekonomi nasional.

 

 

Menurutnya, selama aktivitas perdagangan dan konsumsi masyarakat masih berjalan, maka hal itu menjadi sinyal bahwa kondisi ekonomi domestik tetap stabil.

 

 

“Daya beli masyarakat masih ada dan orang masih berbelanja. Artinya ekonomi kita masih berjalan dengan baik,” kata Purbaya.

 

(halaman) 

 

Ia menambahkan bahwa pemerintah terus memantau perkembangan ekonomi secara menyeluruh untuk memastikan stabilitas tetap terjaga di tengah berbagai dinamika global. (Frcn)