SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah memperkirakan tekanan inflasi akan meningkat setelah momentum Hari Raya Idulfitri 2026. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut kenaikan tersebut dipengaruhi oleh efek basis (base effect) yang relatif rendah pada tahun sebelumnya. Minggu, (22/3/2026).
“Basis inflasi tahun lalu relatif rendah karena adanya komponen listrik yang mengalami deflasi. Tahun ini kondisinya berbeda, sehingga perbandingannya akan terlihat lebih tinggi,” ujar Airlangga. Demikian dikutip dari Jawapos.com, minggu, (22/3/2026).
Menurut Airlangga, perhitungan inflasi pada periode Lebaran cenderung berlangsung lebih cepat, sehingga perubahan harga akan segera terlihat dalam waktu singkat setelah hari raya. Kondisi ini membuat potensi kenaikan inflasi tahun ini tampak lebih signifikan dibandingkan tahun lalu.