Ia menjelaskan, rendahnya basis inflasi pada 2025 tidak terlepas dari kebijakan tarif listrik yang sempat menekan harga, bahkan memicu deflasi pada komponen tersebut. Ketika faktor tersebut tidak lagi terjadi pada 2026, maka secara tahunan angka inflasi berpeluang meningkat.
Di sisi lain, pemerintah menilai aktivitas ekonomi selama Ramadan 2026 menunjukkan tren positif. Peningkatan konsumsi masyarakat menjadi indikator kuat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Airlangga optimistis target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,5 persen dapat tercapai, didukung oleh geliat ekonomi selama bulan Ramadan hingga Idulfitri.