Di tengah tekanan geopolitik global dan fluktuasi harga pangan serta energi, Khofifah menekankan pentingnya efisiensi anggaran dengan fokus pada belanja produktif yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Tantangan ke depan bukan hanya membelanjakan anggaran, tetapi memastikan value for money bahwa setiap rupiah benar-benar memberi manfaat optimal,” katanya.
Sementara itu, Bobby Adhityo Rizaldi mengingatkan bahwa kelemahan pencatatan aset bisa menjadi faktor yang menurunkan opini laporan keuangan.
“Pencatatan aset yang tidak tepat bisa menghambat bahkan menurunkan opini. Karena itu perlu identifikasi dan mitigasi secara serius,” ujarnya. (ivan)