Menurutnya, efisiensi di sektor industri sebaiknya difokuskan pada fasilitas pendukung seperti perkantoran, bukan pada mesin produksi.
“Kalau produksi sampai dikurangi energinya, justru akan berdampak pada penurunan output,” tambahnya.
Selain efisiensi dan diversifikasi energi, ia juga mendorong pemerintah memberikan insentif besar untuk percepatan adopsi kendaraan listrik. Langkah ini dinilai lebih efektif dalam mengubah pola konsumsi energi masyarakat dibandingkan kebijakan yang bersifat pembatasan. (frcn)