Khofifah Pastikan Harga Sembako Jatim Stabil Pasca Lebaran 2026

parlemen | 03 April 2026 20:54

Khofifah Pastikan Harga Sembako Jatim Stabil Pasca Lebaran 2026
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memastikan harga dan ketersediaan kebutuhan pokok atau sembako tetap stabil pasca Hari Raya Idulfitri (Lebaran) 1447 Hijriah/2026. (dok jawapos)

 

 

 

SURABAYA, PustakaJC.co - Harga bahan pokok di Jawa Timur dipastikan tetap terkendali pasca Lebaran 2026. Gubernur Khofifah Indar Parawansa menegaskan distribusi lancar dan sejumlah komoditas justru mengalami penurunan harga.

 

Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan stabilitas harga dan ketersediaan sembako tetap terjaga usai Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Dilansir dari jawapos.com, Jumat, (3/4/2026).

 

Hal itu disampaikan Khofifah usai melakukan pemantauan langsung di Pasar Legi Ponorogo, Jumat (3/4). Dari hasil sidak tersebut, ia menemukan harga sejumlah kebutuhan pokok relatif stabil, bahkan cenderung turun.

 

“Syawal ini kita ingin memastikan distribusi sembako aman dan lancar. Di Pasar Legi Ponorogo, distribusinya lancar, harga cenderung stabil bahkan turun,” ujar Khofifah.

 

 

Dalam dialog dengan pedagang dan pembeli, diketahui harga daging ayam dan sapi mengalami penurunan, sementara harga beras tetap stabil. Bahkan, beberapa komoditas seperti beras, minyak goreng, hingga daging berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

 

Berdasarkan data di lapangan, cabai rawit dijual Rp40.000–Rp60.000 per kilogram, cabai besar Rp30.000, bawang merah Rp27.000–Rp30.000, dan bawang putih Rp22.000–Rp25.000 per kilogram.

 

Sementara itu, harga beras SPHP tercatat sekitar Rp57.000 per 5 kilogram. Beras medium berada di kisaran Rp12.800–Rp13.000 per kilogram, dan beras premium Rp14.700–Rp15.000 per kilogram.

 

Untuk komoditas protein, harga daging ayam ras berkisar Rp36.000–Rp38.000 per kilogram, ayam kampung sekitar Rp128.000 per ekor, dan daging sapi Rp130.000 per kilogram.

 

 

Minyak goreng merek Minyakita juga terpantau stabil di harga Rp15.500 per liter. Komoditas hortikultura seperti kentang, wortel, dan tomat masing-masing berada di kisaran Rp15.000, Rp10.000, dan Rp3.000 per kilogram.

 

Khofifah juga mengapresiasi peran Perum Bulog dalam menjaga stabilitas harga, khususnya beras SPHP.

 

 

 

Pemprov Jatim memastikan pengawasan akan terus diperketat agar stabilitas harga tetap terjaga dan tidak terjadi lonjakan di luar ketentuan, terutama pada momen pasca-Lebaran. (ivan)