Khofifah Dorong SPPG Perkuat Tata Kelola MBG, Kunci Kualitas dan Tepat Sasaran

parlemen | 05 April 2026 06:41

Khofifah Dorong SPPG Perkuat Tata Kelola MBG, Kunci Kualitas dan Tepat Sasaran
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (dok antara)

 

 

SURABAYA, PustakaJC.co – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengajak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bersama pemerintah kabupaten/kota memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kualitas layanan sekaligus memastikan program tepat sasaran.

 

“Pendampingan langsung dari kepala daerah akan memperkuat kualitas pelaksanaan MBG, baik dari sisi distribusi, mutu layanan, maupun ketepatan sasaran,” ujar Khofifah, Sabtu, (4/4/2026).

 

Ia menegaskan, keterlibatan aktif kepala daerah melalui pemantauan langsung di lapangan menjadi faktor kunci keberhasilan program. Menurutnya, pelaksanaan MBG yang telah berjalan lebih dari satu tahun harus terus diperkuat dan disempurnakan. Dilansir dari antaranews.com, Minggu, (5/4/2026).

 

“Praktik baik bisa direplikasi di daerah lain, sementara kendala yang masih muncul harus segera dibenahi bersama,” tambahnya.

 

 

Khofifah juga menekankan pentingnya sinergi antara SPPG, pemerintah daerah, dan berbagai pihak guna menjamin keberlanjutan program MBG. Program ini merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto dalam mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045.

 

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah mengapresiasi peran SPPG di Pondok Pesantren Al Anwar Bangkalan yang dinilai berkontribusi signifikan dalam pemenuhan gizi santri dan siswa.

 

Sementara itu, Deputi Bidang Penyaluran dan Penyediaan Badan Gizi Nasional (BGN), Suardi Samiran, turut mengapresiasi komitmen Pemprov Jatim dalam mempercepat implementasi MBG, khususnya di wilayah Madura. Ia menyebut SPPG Ponpes Al Anwar sebagai pelopor pelaksanaan MBG di Pulau Madura dan bisa menjadi rujukan bagi daerah lain.

 

“Program MBG tidak hanya meningkatkan kualitas gizi, tetapi juga memberikan dampak ekonomi di daerah,” ujarnya.

 

 

Ketua Yayasan Ponpes Al Anwar Bangkalan, KH Muchlis, menambahkan bahwa keberhasilan program MBG di Bangkalan tidak lepas dari dorongan Gubernur Khofifah sehingga manfaatnya bisa dirasakan siswa dan guru.

 

Penguatan tata kelola, sinergi lintas sektor, dan pengawasan langsung kini menjadi kunci agar MBG tak sekadar berjalan, tetapi benar-benar memberi dampak nyata bagi generasi masa depan. (ivan)