Ia menegaskan, ajang talenta bukan sekadar kompetisi, melainkan langkah konkret memperkuat ekosistem pendidikan berbasis prestasi. Jawa Timur sendiri selama ini konsisten mencetak prestasi di berbagai kompetisi nasional, seperti Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), hingga Lomba Kompetensi Siswa (LKS).
Menurut Khofifah, ajang ini juga menjadi bentuk apresiasi nyata bagi siswa berprestasi, termasuk membuka peluang masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Data SNBP 2026 mencatat, sebanyak 29.046 siswa asal Jawa Timur diterima di PTN dari total 108.122 pendaftar. Capaian ini menempatkan Jawa Timur sebagai provinsi dengan jumlah penerimaan tertinggi secara nasional selama tujuh tahun berturut-turut sejak 2019.